⚖️ Position Size Calculator
Hitung batas maksimal lot yang aman dibeli berdasarkan toleransi risiko dan level Stop Loss Anda.
Frequently Asked Questions
Position Sizing adalah teknik manajemen risiko untuk menentukan berapa banyak jumlah aset (saham/lot) yang harus Anda beli, sehingga jika harga menyentuh Stop Loss, kerugian Anda tidak akan melebihi batas risiko yang sudah Anda tentukan.
Trader profesional umumnya merekomendasikan aturan "1% - 2% Rule". Artinya, dalam satu transaksi, batas maksimal kerugian (Max Loss) jika menyentuh Stop Loss sebaiknya tidak melebihi 1% hingga 2% dari total modal portofolio Anda.
Hal ini wajar, terutama di pasar saham Indonesia (IDR) di mana pembelian wajib dalam satuan Lot (100 lembar). Kalkulator kami melakukan pembulatan ke bawah (floor) pada jumlah Lot agar kerugian real Anda tidak pernah melebihi budget risiko. Akibat pembulatan ini, "Real Max Loss" seringkali sedikit lebih kecil dari budget awal.
Ini disebut "Over-margin". Terjadi ketika jarak Entry dan Stop Loss Anda sangat sempit (ketat), sehingga untuk mencapai nominal risiko yang Anda pasang, Anda harus membeli jumlah barang yang nilai totalnya melebihi modal Anda. Jika ini terjadi, Anda harus menggunakan fasilitas Margin/Leverage dari broker, atau memperlebar jarak Stop Loss Anda.
Risk/Reward Ratio dihitung dengan membandingkan selisih harga Entry ke Stop Loss (Risk) terhadap selisih harga Entry ke Take Profit (Reward). Rasio minimum yang disarankan adalah 1 : 2, yang berarti potensi keuntungan Anda dua kali lipat lebih besar dari potensi kerugian.